AnugerahNya: Sishan Ilahi; Logistik (7)

Inflamasi di jari

“You will not find it difficult to prove that battles, campaigns, and even wars have been won or lost primarily because of logistics.” – General Dwight D. Eisenhower.

Apakah logistik yang dimaksudkan oleh Panglima Tertinggi pasukan sekutu dalam pembebasan Eropa di tahun 1944?

Dalam hal militer, logistik adalah proses pengadaan, pemeliharaan dan transportasi dari materiel, fasilitas dan jasa.

Logistik adalah kunci kemenangan Islam ditahun-tahun pertama terhadap imperium Persia dan Romawi, sesudah ditinggalkan Rasulullah saw. Adalah Abu Bakar ash Siddiq ra, kalifah pertama Islam, yang mengirimkan Khalid bin Walid ra, Pedang Allah, ke medan perang Irak dan kemudian memindahkannya ke Suria di saat yang tepat.

Subhanallah.

Logistik sishan Ilahi dalam perang melawan penyakit ini tidak terlukiskan dengan kata-kata.

Mari kita tinjau sejenak fakta yang tercatat dalam perang ini.

Waktu: Perang ini berlangsung seumur hidup di setiap manusia.

Mandala yudha : Setiap pelosok tubuh manusia

Jatuhnya benteng di leher (abses di KGB )

Pasukan yang terlibat: 50 milyard sel pembunuh (sishan 3); 15 milyard sel fagosit (sishan 5). Bandingkan dengan the battle of Stalingrad, salah satu perang yang terdahsyat dalam sejarah yang “hanya” melibatkan 3 juta tentara.

Benteng: Sishan Ilahi mempunyai 800 benteng (sishan 6) yang tersebar diseluruh tubuh.

Musuh: tidak ada data yang tepat.

Peran logistik terlihat ketika terjadi ancaman nyata terhadap kehidupan.

Ketika sel pertahanan tubuh (fagosit, sel pembunuh) mulai kewalahan dengan invasi musuh (kuman, kanker), status tubuh menjadi darurat perang, bala bantuan segera dikirimkan. Kedokteran mengenal status ini sebagai inflamasi.

Dalam hitungan milisecond, bagian tubuh yang terancam disitirahatkan, aliran arah yang membawa antibody dipercepat. Aktivitas ini menyebabkan lokasi itu menjadi panas, sakit, bengkak, kemerahan dan tidak bisa digerakkan.

Reaksi secepat kilat itu dijamin oleh berbagai sistem yang bekerja secara terpadu seperti:

  1. Pengadaan. Makanan yang halal dan baik akan memberikan material yang berkualitas untuk diolah oleh sistem pencernaan.
  2. Pemeliharaan. Pergantian pasukan dijamin oleh sistem kardiovaskuler. Jika nadi membawa pasukan yang segar kelapangan, vena membawa purnawirawan ke paru untuk dibuang.
  3. Transportasi. Transportasi terjamin karena pembuluh darah dapat mencapai titik manapun di bagian tubuh
  4. Fasilitas. Berbagai sarana tersedia di tubuh. Sumsum tulang untuk yang berproduksi terus
    Produksi ini menjamin tersedianya triliunan sel pembunuh di tubuh.
  5. Komunikasi: Yang dilakukan oleh sistem syaraf yang berkekuatan 100 juta sel saraf

Bila penangkalan perbatasan ini gagal, musuh digiring ke benteng (KGB) disetiap wilayah pertahanan.

Namun sehebat apapun, sishan Ilahi masih bisa kecolongan sebagai firmanNya,  “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy Syuraa: 30)

Recent Posts

Leave a Comment