Shalat Vs Penyakit

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Pembaca yang terhormat, tulisan ini adalah tulisan dari catatan kecil Almarhum Dokter Bahar Azwar, semoga bermanfaat bagi semua, penulis dan Almarhum khususnya,  Aamiin yaa Rabb. Bagi saudara-saudari yang ingin memiliki soft copy  atau hard copy dari buku terakhir Dokter Bahar Azwar yang belum sempat diterbitkan, yaitu : Jaminan Kesehatan Nabi dapat menghubungi hotline kami atau mengajukan permintaannya ke e-mail kami. Untuk biayanya gratis kecuali ongkos kirim (JNE dan Ojek Online).  Mari kita mulai tulisan ini dengan mengucapkan :

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Shalat vs Penyakit

  • Sejarah

Tanpa disadari, setiap saat, sejak dilahirkan sampai meninggal, perang antara kebaikan dan kejahatan berkobar di setiap pelosok tubuh bani Adam. Kisahnya dimulai ketika Nabi Adam as dikirimkanNya ke bumi dari Janah. Sesaat sebelumnya menurut al Kitab, Adam as dan istrinya dibuatkan baju dari kulit.  (Genesis 3:21). Bagaimanapun bentuk perlindungan dari al Walliyu, Yang Maha Melindungi, ia vital untuk bertahan hidup menghadapi alam raya.

Ribuan tahun berlalu, rahmanNya dan rahimNya tetap melindungi bani Adam dengan mengutus Nabi dan Rasul untuk setiap zaman. Diakhir zaman ini  اَللهُ سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى  Alloh Subhanahu wa Ta’ala ] melengkapkan perlindunganNya dengan menurunkan Al Qur’an dan mengutus Nabi Muhammad SAW untuk mengajarkannya. Dan tiangnya adalah Shalat

Manfaatnya sejak Adam as tersirat dalam tulisan yang menyebutkan bahwa aktivitas fisik sudah terprogram dalam tubuh manusia sejak zama paleolitik kira sepuluh ribu tahun sebelum masehi. Berbagai tulisan pula menyebutkan bahwa latihan fisik yang teratur akan menurunkan kadar kolesterol,  tekanan darah dan mencegah penyakit diabetes.

Sampai di sini, mari kita lanjutkan dengan melihat dan membaca secara langsung tulisan asli dari Almarhum Dokter Bahar Azwar (klik tulisan di bawah dan scroll keatas / kebawah untuk melihat).

Buku Karya Dokter Bahar Azwar

Contact us!